PROBLEMATIKA PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Muthia Aprilianty Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Manda Azzahra Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Nabila Balkis Rangkuti Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Utami Dwika Sari Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Keywords:

Pendidikan Inklusi, Sekolah Dasar (SD), Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Problematika, Kompetensi Guru, Sarana dan Prasarana, Solusi Pendidikan Inklusi

Abstract

Penelitian ini menganalisis problematika implementasi pendidikan inklusi di Sekolah Dasar (SD) yang bertujuan menyatukan semua siswa, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), dalam satu lingkungan belajar yang setara. Implementasi pendidikan inklusi di SD menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait dengan rendahnya kompetensi guru dalam merancang Program Pembelajaran Individual (PPI) dan strategi diferensiasi, minimnya ketersediaan sarana dan prasarana yang ramah inklusi seperti ramp akses dan alat bantu belajar khusus, serta kurangnya dukungan sistem seperti Guru Pendamping Khusus (GPK) dan asesmen profesional. Selain itu, stigma sosial, penolakan dari orang tua siswa reguler, dan kurangnya pemahaman masyarakat turut menghambat integrasi sosial ABK, menjadikan layanan inklusi seringkali hanya bersifat formalitas. Untuk mengatasi kendala-kendala ini, diperlukan solusi terpadu berupa peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan peran GPK, penyediaan fasilitas yang memadai, serta kolaborasi dan sosialisasi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk membangun budaya sekolah dan masyarakat yang inklusif dan peka terhadap perbedaan.

Downloads

Published

2025-03-20

How to Cite

Aprilianty-Muthia , M.-A., Azzahra, M. ., Rangkuti, N. B., & Sari, U. (2025). PROBLEMATIKA PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR. Tuntun: Jurnal Pendidikan, 1(2), 130–135. Retrieved from https://www.jurnal.inovasipendidikankreatif.com/index.php/tuntun/article/view/313